Panggung Tanggap Covid-19: Praktik Baik Desa Panggungharjo

Rp 100.000

Penulis : Ryan Sugiarto, Any Sundari
Tahun Terbit : 2020
ISBN : 978-602-558-347
Ukuran Buku : 14,5 x 20,5 cm
Jumlah Halaman : 146 Halaman
Kertas Kover : Ivory 260 gr, Full Colour, Laminasi Doff, Soft Cover
Kertas Isi : Book Paper 57 Gram
Finishing : Perfect Bending, Wrapping

Temukan di Google Play Buku

Desa, sekali lagi adalah tempat pulang. Kekhawatiran, kecemasan, di perantauan akibat virus ataupun sirnanya penghidupan, mengharuskan saudara kembali pulang ke desa. Barangkali memang karena desa yang ia rindukan, yang menerima menjadi tempat aman dan perlindungan. Kami mencoba membagi pengalaman-pengalaman ini agar bisa digunakan oleh sebanyak mungkin desa-sebanyak mungkin kampung di Indonesia.

Modul ini adalah bagian dari upaya kami berbagi praktik baik, berbagi pengalaman menstrukturkan kerja-kerja penanganan Wabah Covid-19. Kami menamainya Panggung Tanggap Covid-19 (PTC-19). Tentu saja sejauh ini semuanya adalah masa “pengujian” seberapa berhasil kami melakukan dan seberapa bisa kami mengurangi tingkat persebaran, dan memitigasi dampaknya. Fokus pada dampak klinis tentu saja harus diarahkan ke sana, tetapi memikirkan dan mengatasi dampak sosial ekonomi tidak boleh kita lupakan.

Warga harus hidup, dan desa harus menopangnya, bekerja bersama-sama warga. Karena itulah dalam modul ini, merangkum pengalaman-pengalaman kerja kolaborasi, koordinasi, dan kerjasama antara pemerintah desa, pedukuhan, RT, RW, kelompok dan komunitas masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh agama, kaum muda, tenaga medis, relawan, dan tentu saja warga desa.

Juga para donatur yang memberi dukungan kepada warga desa untuk terus melanjutkan hidup. Kami mengucapkan terima kasih. Selayaknya ibu, desa adalah Ibu Bumi tempat kembalinya para petarung kehidupan yang harus rela meninggalkan desa untuk bekerja di ibu kota dan karena keadaan mereka saat ini harus kembali pulang. Kembalilah kepangkuan ibu bumi, selayaknya ibu. Desa akan menerima kehadiranmu kembali, apapun adanya dirimu saat ini. Selayaknya ibu, Desa adalah Ibu Bumi, tempat kembali dan berbagi.

Scroll to Top